Mengenal Beragam Siklus Air Berupa Jangka Pendek, Sedang Dan Panjang

Pergerakan air terus-menerus berlangsung tiada henti. Siklus air memang sudah diperkenalkan sejak di bangu sekolah dasar maupun menengah. Namun, bisa jadi terdapat sebgain orang yang tidak mengenal istilah siklus air. Peranan pergerakan ini sangat penting untuk menjaga keseimbangan dan ketahanan makhluk di muka bumi. Daur air memiliki beberapa proses yang berlangsung sangat runtut dan kompleks meliputi, penguapan berupa transpirasi, evaporasi dan sublimasi, kondensasi, presipitasi, perkolasi dan infiltrasi. Tahapan tersebut terjadi pada setiap siklus dengan jangka waktu relatif berbeda di beberapa tempat. Berikut beberapa informasi yang bisa disimak mengenai siklus hidrologi atau air.

Macam Siklus Air

Setiap tempat di muka bumi memiliki konfigurasi yang sangat berbeda-beda baik dalam bentuk dataran, perbukitan dan pegunungan. Perbedaan ini menyebabkan siklus air di daerah tersebut memiliki jangka waktu tertentu baik pendek, sedang maupun panjang.

Siklus Pendek

Daur air siklus pendek merupakan daur perputaran air dari penguapan di muka bumi hingga mencapai atmosfer dan kembali lagi ke bumi dalam bentuk air hujan. Proses ini biasanya berlangsung pada perairan luas seperti laut. Hal ini dikarenakan penguapan yang disebabkan oleh pemanasan sinar matahari berlangsung cepat hingga uap air sampai ke atmosfer membentuk awan. Kondensasi yang berlangsung singkat membuat partikel es jenuh dan bergesekan dengan udara sekaligus pemanasan oleh sinar matahari menjadikannya hujan di tempat yang relatif sama.

Siklus Sedang Atau Menengah

Proses perputaran air di beberapa tempat berlangsung relatif sedang dan faktor angin sangat menentukan. Siklus ini melalui tahapan penguapan baik di daratan maupun laut lepas. Lalu, uap air bergerak menuju atmosfer mengalami kondensasi yang membentuk awan. Proses terbentuknya awan terjadi di daratan karena dalam prosesnya tertiup oleh angin. Apabila muatan awan sudah mengalami titik jenuh tertentu maka kandungan es turun ke bumi lalu mengalami gesekan dengan atmofer. Proses gesekan tersebut menghasilkan titik-titik air hujan.

Siklus Panjang

Proses pada siklus air dalam jangka panjang memiliki kesamaan dengan siklus sedang. Penguapan yang terjadi selain melalui evaporasi dan transpirasi juga mengalami adanya sublimasi yang bersumber dari uap es yang ada di kutub-kutub bumi. Proses sublimasi tidak mengalami fase zat cair. Pembentukan awan tertiup oleh angin menuju ke daratan lalu turun menjadi gletser. Apabila terjadi pemanasan maka gletser berubah menjadi zat cair dan mengalir kembali ke arah lautan.

 

 

Leave a reply

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>