Seperti Apa Gejala Tinea Barbae? Kenali Juga Penyebab dan Cara Mengatasinya

Tinea barbae adalah infeksi jamur yang pada umumnya terjadi di kulit area wajah dan leher yang biasanya ditumbuhi rambut. Infeksinya ditandai oleh pembengkakan, gatal-gatal, dan kulit bersisik di area yang mengalami infeksi. Umumnya, infeksi ini hanya dialami laki-laki remaja dan dewasa.

Mungkin Anda juga masih asing dengan istilah ini. Tinea barbae berasal bahasa Latin yaitu kata “tinea” yang berarti jamur dan “barbae” yang artinya pada bagian dagu atau janggut. Kondisi seperti ini banyak terjadi di negara tropis dan subtropis yang bersuhu tinggi dengan tingkat kelembaban yang tinggi pula. Jika ingin mengetahui lebih lanjut, simaklah gejala, penyebab, dan tentu cara mengatasinya berikut ini.

Berbagai Gejala Tinea Barbae

Terdapat berbagai gejala yang menyertai adanya infeksi di area wajah yang ditumbuhi rambut. Gejala infeksi jamur tinea barbae ini tergantung pada penyebabnya. Dua kondisi tinea barbae yang dibedakan adalah adanya peradangan dan tanpa peradangan.

Gejala infeksinya berupa munculnya benjolan merah, kulit berkerak dan terkadang bisa muncul nanah, serta terdapat pembengkakan di area yang terkena infeksi tersebut. Meskipun demikian, benjolan tersebut tidak terasa gatal atau sakit. Rambut-rambut di area yang mengalami infeksi bisa menyebabkan rontok dengan mudah.

Penyebab Mengalami Tinea Barbae

Setiap gejala yang timbul dan dirasakan penderita tersebut, terdapat beragam penyebab yang perlu juga diketahui. Penyebab infeksi yang bersifat zoofilik ini ternyata bisa ditularkan dari hewan. terdapat dua jenis jamur yang bisa menularkan infeksi jamur yaitu spesies T. verrucosum yang diperantarai kucing dan T. mentagrophytes var. equinum yang diperantarai kuda. Spora jamur yang berkembang pada hewan tersebut lalu menyebar ke orang yang kerapkali berkontak dengan hewan tersebut. Meski demikian, penularannya sangat jarang terjadi dari orang ke orang.

Tinea barbae adalah infeksi jamur yang juga disebabkan oleh kebiasaan yang tidak baik, yaitu tidak menjaga kebersihan alat cukur. Akibatnya, alat cukur tersebut justru menjadi jalan terserangnya infeksi jamur yang bersifat dermatofit atau menyerang kulit. Jamur ini juga banyak menyebar di lapisan kulit epidermis, rambut, serta kuku, sehingga penularannya sangat rentan dan harus segera diatasi.

Metode Pengobatan Tinea Barbae

Pengobatan tinea barbae adalah pengobatan medis dan melalui berbagai tahapan. Untuk tahap awalnya, terdapat pemeriksaan diagnosis penyakit. Pada tahapan ini, dokter melakukan pemeriksaan fisik serta menanyakan informasi tentang riwayat medis guna memahami kondisi Anda. Selanjutnya, pemeriksaan mikroskopis di lapisan kulit atau dermoskopi dapat dilakukan untuk memastikan diagnosis.

Pengobatan tinea barbae dilakukan sesuai jenis dan tingkat keparahannya. Beberapa obat-obatan topikal atau oral juga dapat membantu dalam kondisi ini. Dilansir dari sehatq.com, obat-obatan yang mungkin diberikan adalah krim atau pil yang mengatasi infeksi. Krim, sampo, ataupun pil khusus yang mengatasi infeksi jamur juga diperlukan. Peradangan yang disebabkan karena infeksi juga dapat diobati dengan krim atau pil khusus.

Pada kasus infeksi yang lebih parah, diperlukan obat-obatan tablet seperti yang dimuat dalam situs alodokter.com. Salah satunya adalah griseofulvin yang harus dikonsumsi pasien selama 2-3 minggu. Obat ini bekerja menghambat perkembangan sel-sel jamur. Selain griseofulvin, obat terbinafine dan itraconazole juga mampu mengatasi tinea barbae.

Tinea barbae adalah suatu jenis infeksi jamur yang harus segera diobati agar infeksinya segera sembuh. Bagian kulit wajah yang ditumbuhi rambut juga akan kembali normal, tanpa menimbulkan gejala tidak nyaman sampai pada perubahan fisik. Jangan sampai terlambat dalam mengobati kondisi infeksi ini karena tidak menutup kemungkinan akan semakin parah dan menyebabkan peradangan lebih parah. Efek samping ketika penyakit ini tidak diobati juga mencemaskan yaitu mengalami kebotakan dengan luka parut.

 

Sumber artikel:

www.sehatq.com

www.alodokter.com

www.halodoc.com

 

Sumber gambar:

wap.mi.baca.co.id

www.popmama.com

alchetron.com

 

Leave a reply

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>